«

»

Jan 30

KEKUATAN PIKIRAN BAWAH SADAR

Hypnosis adalah suasana pikiran ketika pikiran sadar kita ada dalam keadaan ”trance” (pikiran terpusat pada satu hal) di gelombang energi otak theta. Dalam keadaan tersebut sugesti diberikan secara langsung kepada pikiran bawah sadar (otak kanan) yang tidak mendebat atau menganalisa namun hanya menerima sugesti sebagaimana adanya. Dalam keadaan terhypnosis, kita tidak tidur tidak bangun dan juga bukan tidak sadar, dalam kenyataannya pikiran kita justru lebih siaga dan benar-benar sadar akan keadaan sekeliling kita. Raga kita mengalami relaksasi dan terfokus, sehingga gelombang otak menurunkan dari gelombang otak Betha menjadi kondisi gelombang Alpha atau Theta. Kebanyakan orang berpendapat bahwa dalam keadaan terhypnosis seseorang akan menyingkap semua rahasia dan pelaku hypnosis akan dapat menyalahgunakannya pada kemudian hari. Ini tidak benar karena dalam keadaan terhypnosis pikiran kita lebih siaga dan waspada dan tidak menyingkap informasi yang tidak ingin digunakan.

Dalam keadaan hypnosis, pikiran bawah sadar akan bekerja dan dapat kita akses secara menyeluruh. Pikiran bawah sadar dapat kita akses dengan menurunkan gelombang otak betha (frekwensi 12-25 hz) menuju gelombang otak alpha (frekwensi 8-12 hz) dan gelombang otak theta (frekwensi 4-12 hz). Keadaan alpha ini sangat penting untuk membuka jalan menuju 88% kekuatan pikiran bawah sadar. Keadaan alpha adalah kondisi rileks atau keadaan tanpa stress. Ketika anda dalam gelombang alpha, stress anda akan hilang dan anda merasa rileks sehingga anda bisa mengubah citra diri, bisa mengubah kebiasaan, bisa menanamkan pikiran terpusat pada suatu hal, belajar, membaca dan juga menetapkan tujuan. Sedangkan gelombang otak theta adalah keadaan dimana pikiran menjadi kreatif dan inspiratif, inilah kreativitas yang sebenarnya bisa muncul dan ini juga bisa disebut dengan kondisi sugestif yang tinggi dan keadaan penyembuhan yang hebat. Pada gelombang ini, sugesti yang diberikan sangat efektif karena dapat merubah perilaku seseorang sesuai dengan keinginannya.

Pikiran bawah sadar memiliki peran, pengaruh dan kekuatan 88% dibanding pikiran sadar yang hanya 12%. Akan tetapi pikiran sadar dan bawah sadar saling mempengaruhi dan bekerja dengan kecepatan yang sangat tinggi. Pikiran bawah sadar memiliki fungsi :

  1. Kreativitas kemampuan kita untuk mewujudkan visi, pemikiran dan impian menjadi kenyataan.
  2. Kebiasaan (baik, buruk dan refleks), kebiasaan baik bersifat positif dan produktif, kebiasaan buruk bersifat negatif dan destruktif.
  3. Intuisi adalah perasaan mengetahui sesuatu secara insting dan berhubungan dengan spiritual atau metafisika.
  4. Emosi bagaimana perasaan kita mengenai suatu keadaan yang menyenangkan maupun menjengkelkan.
  5. Kepribadian adalah cirikhas setiap individu kita dalam berhubungan dengan orang lain atau dengan lingkungan.
  6. Memori jangka panjang adalah tempat penyimpanan formasi yang bersifat permanent, ada memori yang tidak dapat diingat dalam kondisi sadar tetapi dapat dimunculkan kembali dengan bantuan hypnosis.

Pikiran bawah sadar memiliki potensi sangat besar yang belum digunakan, potensi yang tergali dan berkembang berada diluar kendali pikiran sadar dan masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Kemampuan pikiran bawah sadar jauh melebihi pikiran sadar dalam soal persepsi, konsep, emosi dan respon. Pikiran bawah sadar sangat cerdas, bijaksana dan cepat daripada pikiran sadar. Pikiran bawah sadar dapat menjangkau lebih banyak informasi daripada pikiran sadar serta dapat menganalisis dan meninjau ulang suatu informasi tanpa pengaruh bias dari rasa bangga, parasangka atau pengharapan. Pikiran bawah sadar mengamati dan memberikan respon dengan jujur. Pikiran bawah sadar terbebas dari prasangka, penghakiman, pengharapan, pengelompokkan, persepsi dan berpikir konseptual tapi mampu menghasilkan kesadaran realitas yang lebih objektif dan jujur apa adanya. Kemampuan pikiran bawah sadar terpisah dari pikiran sadar. Pikiran bawah sadar bersifat universal.